Temukan Passionmu, dan Saatnya Berprestasi ! “Keep On Your Track, What You Are Most Passionate About.”

“Fokus di satu bidang yang ingin kamu kuasai, konsisten dan niat ikhlas lillahi ta’ala. Jadikan hal itu sebagai distinctive characteristics yang membuatmu lebih unggul.”


Sosok Youth Profile kita kali ini pasti bikin semangat berprestasi, terutama bagi Sobat Kuntum yang memiliki jiwa scholarship hunter. Oke, Hurry Up!

Rida Nurafiati, mahasiswi Akuntansi Universitas Gadjah Mada ini lahir di Karanganyar, tanggal 12 Juli 1992.  Rida saat ini sedang menjalani beberapa aktivitas yaitu mengorganisasi kegiatan Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) DIY, Head of Public Relations Department yang berkolaborasi dengan petani lahan pantai Samas, Bantul bersama IAAS Local Committee UGM mengenai isu pertanian dan kedaulatan pangan, ikut serta di UNEP (United Nations Environment Programme) – Tunza Ecogeneration untuk merangkul pemuda dan anak-anak supaya peduli terhadap lingkungan dalam konteks global, serta in-charge sebagai koordinator untuk summer programe oleh Office of International Affairs UGM.

Rida yang disiplin ilmunya adalah akuntansi ini, mengaku lebih concern ke bidang lingkungan hidup, alasannya karena ilmu lingkungan hidup tidak terbatas hanya pada reboisasi. Rida sangat tertarik pada environmental economics dan mekanisme perdagangan karbon yang menjadi hot topic dalam UNFCCC (United Nations Forum of Convention on Climate Change) dan COP (Conference of Parties), seperti REDD+ (Reducing Emission, Deforestation And Forest Degradation) yang sedang digalakkan Norway dan Clean Development Mechanism. Bahwa isu lingkungan ini tidak hanya isu belaka, tetapi benar-benar masalah akibat dari spatial externalities yang dihadapi negara seluruh dunia.

Anak ke tiga dari tiga bersaudara ini, pada tahun 2011 menjadi member UNEP – Tunza. Hasil dari konferensi tersebut bahwa Hutan Babakan Siliwangi di Bandung, Indonesia merupakan The First World City Forest yang harus dilindungi. Akan tetapi, belakangan ini hutan tersebut dalam sengketa karena sudah terikat kontrak karya dengan salah satu perusahaan swasta. Pada tahun 2013 Rida berhasil mendapat kesempatan menjadi Tunza Ecogeneration Regional Ambassador to Indonesia 2013 bersama Bambang Sutrisno mahasiswa Teknik Elektro Universitas Indonesia.

Tentang UNEP – Tunza, Rida ingin berbagi cerita nih Sob, “Jadi, Tunza adalah Environmental Networking Platform For Youth And Children. Program ini berada di bawah kendali UNEP (badan PBB untuk lingkungan). Untuk menjadi ambassador prosesnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu menulis essay dan proposed actions plan yang akan kamu lakukan selama 6 atau 12 bulan ke depan karena setiap bulannya setiap ambassador diwajibkan mengirim minimal 2 laporan aktivitas lingkungan yang dia lakukan. Benefit yang saya dapat adalah banyak insights baru yang saya dapatkan dari berbagai negara, mungkin bisa menjadi referensi bagi Indonesia untuk memberikan alternative solutions terkait lingkungan hidup.” Jelas Rida.

Selain itu, ada lagi nih Sob pengalaman Rida di Amerika Serikat, “Wah sangat panjang untuk diceritakan. Allah SWT yang mengarahkan saya untuk fokus di bidang lingkungan hidup sehingga saya bisa mendapatkan beasiswa Study of The US Institute (SUSI). Annual program yang diadakan selama 5 minggu ini merupakan full scholarship dari Bureau of Education and Cultural Affairs USA. Prosesnya cukup seleksi berkas saja. Menulis personal statement tentang aktivitas yang sudah kamu lakukan dan future plan, surat rekomendasi, sertifikat TOEFL, transkrip akademik dan dokumen pendukung lainnya. Tiap tahunnya hanya sekitar 5-7 delegasi dari tiap negara, jadi sangat kompetitif.

“Disana saya belajar mengenai permasalahan lingkungan, bagaimana mereka mengurangi dampak negatifnya, analisis mengenai efektivitas dari kebijakan yang telah pemerintah AS lakukan, apa rekomendasi yang bisa saya berikan, dan ide apa yang bisa saya adaptasi untuk diterapkan di Indonesia. Ada banyak sekali perbedaan metode mengajar di AS yaitu dengan flipping classroom. Di asrama kami belajar mandiri, evaluasi pemahaman dengan menjawab soal di platform TED Ed, lalu digging deeper dengan membaca artikel/jurnal terkait isu tersebut. Esoknya di kelas, kami sudah paham materinya dan dosen tamu akan meminta untuk membuat 2 by 2 graph. Di akhir sesi, kami para peserta SUSI akan mempresentasikan Leadership Action Project (LAP) di hadapan US Department of State.” ujar Rida yang bercita-cita S2 di University of Illinois, USA.

 Rindang Diannita


Like it? Share with your friends!

156

Temukan Passionmu, dan Saatnya Berprestasi ! “Keep On Your Track, What You Are Most Passionate About.”

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: