Syarif Fasha : Bangkitkan Kota Jambi


5

Pemimpin itu harus jujur dan amanah. Membela dan mendahulukan kepentingan umat. Mampu mendengar, melihat, merasakan apa yang dialami rakyatnya. Harus kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas!”

 

            Sosok tokoh Kuntum kali ini datang dari Propinsi Jambi. Pria kelahiran Palembang, 12 Mei 1968 ini merupakan Walikota Jambi periode 2013-2018. Menghabiskan masa kecil di desa Plaju, beliau dibesarkan oleh keluarga yang sangat sederhana kala itu. Ayahnya seorang satpam dan Ibunya hanya sebagai Ibu Rumah Tangga. Tak sedikit pun membuatnya patah arang untuk mengejar seribu mimpi.

            “Saya tak pernah mencicipi sekolah taman kanan-kanak (TK), karena dilahirkan dari keluarga yang kurang mampu. Jadi langsung masuk SD, saya pun tak bisa baca dan tulis. Tetapi, ketika guru saya bertanya siapa yang siap jadi ketua kelas atau komandan upacara, saya selalu jawab dengan kata siap!,” kenang kandidat doktor Ilmu Pemerintahan.

            Perjalanan panjang karir beliau dimulai ketika tahun 1992 merantau ke Jambi untuk melanjutkan studi. Menariknya, karir pendidikan beliau tidak pernah linear dalam mengambil konsentrasi jurusan. Mulai dari teknik sipil, ekonomi manajemen, ilmu ekonomi pembangunan, sampai ilmu pemerintahan. Hingga jodoh pun mempertemukan beliau dengan amanah sebagai Walikota Jambi.

            “Karir pendidikan saya tidak pernah linear dari D3 sampai S3. Sehingga malah menjadikan saya lebih tahu dan melek lagi terhadap ilmu pengetahuan. Saya pun tak menyangka bisa sampai pada tahapan berkesempatan memimpin Jambi,” terang pencetus jargon Jambi Bangkit!.

            Mewujudkan Jambi terdepan dalam hal perdagangan dan jasa berbasis masyarakat berakhlak mulia adalah visi besar sosok pemimpin yang menyulap mobil dinasnya sebagai kantor berjalan. Program andalan seperti Kampung Bantar (bersih, aman, dan pintar-red), mampu menjadi proyek percontohan nasional. Bahkan, sukses pula menghantarkan Jambi sebagai salah satu Smart City Nusantara dan beberapa kali menyabet penghargaan Government Award dengan pengelolaan tata pemerintah kota terbaik.

            “Pada saat mencalonkan diri menjadi walikota, saya melihat kondisi Jambi sangat menyedihkan alias dalam kondisi tertidur. Maka, saya ingin Jambi bangkit sehingga dapat sejajar sekaligus bersaing dengan kota-kota besar lain,” ujar peraih Ki Hajar Award.

2

Misi Dakwah & Pesan Generasi Muda

            Dalam sejarah kepemimpinan kota Jambi, baru di era Syarif Fasha lah misi untuk menutup lokalisasi terwujud. Tiga tahun berkiprah, dengan tegas dua tempat prostitusi kenamaan di Jambi resmi dilenyapkan untuk selamanya. Tempat-tempat lain yang rawan dijadikan sarang untuk maksiat dan berbuat keji pun disulap menjadi taman-taman rindang nan bermanfaat yang nampak di sudut-sudut kota. Bahkan, selama setahun tiga kali beliau membuat program Duta Anti Narkoba, berisikan anak-anak muda yang berperan untuk membasmi narkoba di Jambi.

            “Pencegahan terhadap segala bentuk pengunaan narkoba tidak cukup mengandalkan lembaga-lembaga khusus pemerintahan seperti BNN saja. Pelajar (IPM) atau generasi muda punya peran penting dalam mengkampanyekan bahaya narkoba sejak dini,” beber pemilik Persada Group ini mantap.

            Terinspirasi dari sebuah kisah yang terjadi di zaman Khalifah Umar bin Khattab tentang jati diri pemuda, beliau memberi pesan untuk generasi muda saat ini. Ada tiga hal, yaitu pemuda itu harus berani bertanggung jawab, rela atau mau berkorban untuk saudara seimannya, dan pemuda harus punya rasa saling memaafkan atas kesalahan saudaranya.

            “Saya berpesan untuk anak muda sekarang untuk berani bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Rela menolong sesama dan mau memaafkan kesalahan saudaranya. Satu lagi, jadilah pemuda atau generasi yang diharapkan bukan generasi yang berharap!,” tutup Walikota yang gemar menyisihkan gaji pokoknya demi menunjang kualitas pendidikan kota Jambi bersemangat. Wah siap Pak!

 

 

 

 

 

 

 


Like it? Share with your friends!

87

Comments 0

Syarif Fasha : Bangkitkan Kota Jambi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: