Speak Up “Penting Nggak sih Kuliah di Luar Negeri?”


syifa Rahma
Syifa Rahma ( SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ) “Bagi saya kuliah di luar negeri itu impian yang sangat luar biasa. Karena memang dengan kita berhijrah ke luar negeri, kita dapat mengukur kemampuan dan wawasan kita di bidang ilmu pengetahuan. Kita juga dapat belajar banyak tentang kondisi sosial, budaya, politik dan ekonomi di negara yang kita tempati.”

 

Magfirania (SMA 1 Bukittinggi Sumatera Barat) “Saya lebih memilih kuliah di dalam negeri. Sebab, biaya kehidupan sehari-hari maupun pendidikan lebih bisa dijangkau dibandingkan di luar negeri. Lagian ilmu pendidikan yang kita dapatkan di dalam negeri pun tidak kalah bagus, faktor izin orang tua juga terkadang mempengaruhi. Peluang untuk kuliah di dalam negeripun lebih besar dibandingkan di luar negeri. Terlepas dari itu semua, semua itu tergantung pada keteguhan dan kepercayaan diri masing-masing.”
Magfirania (SMA 1 Bukittinggi Sumatera Barat)
“Saya lebih memilih kuliah di dalam negeri. Sebab, biaya kehidupan sehari-hari maupun pendidikan lebih bisa dijangkau dibandingkan di luar negeri. Lagian ilmu pendidikan yang kita dapatkan di dalam negeri pun tidak kalah bagus, faktor izin orang tua juga terkadang mempengaruhi. Peluang untuk kuliah di dalam negeripun lebih besar dibandingkan di luar negeri. Terlepas dari itu semua, semua itu tergantung pada keteguhan dan kepercayaan diri masing-masing.”

 

Ilham (SMA 3 Bukittinggi) “Standar kuliah di luar negeri tentu lebih tinggi. Sehingga hal yang didapatkan tentu saja berbeda jauh dengan apa yang kita dapatkan di dalam negeri. Kualitas, kuantitas dan pengetahuan, serta lulusan luar negeri memiliki prospek kerja yang lebih besar. Jika kita lulus dari dalam negeri dan bekerja di dalam negeri, belum tentu kita bisa bekerja di luar negeri.”
Ilham (SMA 3 Bukittinggi)
“Standar kuliah di luar negeri tentu lebih tinggi. Sehingga hal yang didapatkan tentu saja berbeda jauh dengan apa yang kita dapatkan di dalam negeri. Kualitas, kuantitas dan pengetahuan, serta lulusan luar negeri memiliki prospek kerja yang lebih besar. Jika kita lulus dari dalam negeri dan bekerja di dalam negeri, belum tentu kita bisa bekerja di luar negeri.”

 

Fidiatul ichsani (SMAN 1 Sijunjung) “Kalau menurut saya. Saya akan tetap memilih kuliah di dalam negeri, karena saya sangat mencintai Indonesia. Jika lulus SMA nanti, saya mau kuliah di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada. Alasan saya memilih Yogyakarta adalah karena menjadi kota pendidikan di Indonesia.”
Fidiatul ichsani (SMAN 1 Sijunjung)
“Kalau menurut saya. Saya akan tetap memilih kuliah di dalam negeri, karena saya sangat mencintai Indonesia. Jika lulus SMA nanti, saya mau kuliah di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada. Alasan saya memilih Yogyakarta adalah karena menjadi kota pendidikan di Indonesia.”

 

Achmad Zakky Azmi al- Asna (MAN  Krecek Kediri) “Sebenarnya kuliah di dalam atau di luar negeri itu menyesuaikan minat. Seumpama kita ambil jurusan A. Kalau jurusan A ini bagus di Indonesia, ya, di Indonesia saja. Tapi kalau di luar negeri ingin belajar menambah wawasan dan pengalaman, asal mendukung minat, ya, itu nggak masalah. Boleh keluar negeri, tapi nggak harus ke luar negeri jika di Indonesia ada yang lebih bagus.
Achmad Zakky Azmi al- Asna (MAN Krecek Kediri)
“Sebenarnya kuliah di dalam atau di luar negeri itu menyesuaikan minat. Seumpama kita ambil jurusan A. Kalau jurusan A ini bagus di Indonesia, ya, di Indonesia saja. Tapi kalau di luar negeri ingin belajar menambah wawasan dan pengalaman, asal mendukung minat, ya, itu nggak masalah. Boleh keluar negeri, tapi nggak harus ke luar negeri jika di Indonesia ada yang lebih bagus.

Like it? Share with your friends!

106

Comments 0

Speak Up “Penting Nggak sih Kuliah di Luar Negeri?”

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: