Muhammad Khoirul Huda : Jadilah Pelajar Super!


12508966_1133888496623944_6843860775449672476_n       Pasti Sobat Kuntum sudah nggak asing lagi dong ya dengan sosok yang satu ini. Yups, dia adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) periode 2014-2016. Ngomongin tentang IPM nggak akan jauh-jauh dengan isu pelajar saat ini. Mulai dari pelajar yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional hingga pelajar yang membutuhkan perhatian khusus. Melihat realita dimana terjadi degradasi kualitas pelajar di Indonesia, walaupun disisi lain banyak juga teman-teman pelajar yang berprestasi. Maka, laki-laki kelahiran Metro, 24 Desember 1990 ini mengaku ikut prihatin dengan pemberitaan mengenai pelajar yang cenderung negatif.

            ”Melihat pemberitaan pelajar belakangan ini tentu cukup membuat kita prihatin, jika kita coba tulis keyword pelajar di mesin pencarian, nyaris semuanya berita negatif mulai dari kekerasan antar pelajar, narkoba, free seks, kriminalitas dan perilaku tak bermoral lainnya, parahnya itu tersebar di seluruh wilayah bukan hanya di Ibukota atau kota-kota besar saja. Tapi bukan berarti semua pelajar kita begitu, banyak prestasi yang ditorehkan pelajar Indonesia ditingkat lokal maupun International. Dari Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (02SN) saja putra putri terpilih mewakili Indonesia mengharumkan nama ibu pertiwi dan berjaya di pentas dunia,” beber pria yang aktif menulis di panglimapena24.blogspot.co.id.

         Walaupun, nggak bisa dipungkiri pula, menjadi pelajar itu banyak sekali tugas dan tantangannya. Dengan demikian, mau nggak mau pelajar pun harus bisa bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman yang ada saat ini.

            “Problem pelajar hari ini buka sekedar berprestasi dan tidak berprestasi atau urakan dan tidak urakan. ada tantangan kompetisi global, etos kerja, membangun hard dan soft skill. Lebih dari itu pembangunan karakter sejak dini menjadi persoalan serius yang harus segera diselesaikan. Pendidikan karakter tidak hanya diserahkan kepada guru dan sekolah. Sekalipun peran sekolah harus terus diperkuat. Keluarga dan masyarakat juga berperan penting dalam pendidikan karakter. Kelompok masyarakat dan pemuda seperti IPM juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pelajar,” lanjut laki-laki yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PW IPM Lampung.

photo44453050286667563353

     IPM sebagai salah satu organisasi pelajar yang peduli dengan kualitas pelajar yang ada di Indonesia, dibawah kepemimpinan Muhamad Khoirul Huda, sudah banyak lahir program dan gerakan sebagai bentuk counter atas budaya pop yang merusak pelajar. Seperti adanya program Sekolah Anti Narkoba, Literacy Camp, pendirian Rumah Baca, kampanye menulis dan membaca melalui Book On The Street, penulisan buku, pelatihan dan pendampingan wirausaha muda, gerakan Pelajar Sehat, pendampingan advokasi pelajar, pelatihan da’i pelajar, pendidikan kader, dan lain-lain. Semuanya itu merupakan wujud jihad IPM untuk menciptakan pelajar Indonesia yang berkemajuan.

            “Ditengah menurunya moral pelajar, IPM harus konsisten tampil sebagai counter of hegemoni budaya pop yang merusak pelajar dan menjadi pendamping teman sebaya. Gerakan Pelajar Berkemajuan dengan pilar pencerdasan, pemberdayaan dan pembelaan harus terus di gelorakan. Persaingan di segala lini kehidupan pun semakin ketat, pelajar Muhammadiyah harus bersaing dengan pelajar lainya dalam hal prestasi akdemik maupun non-akademik, untuk itu IPM harus menjadi rumah bagi pelajar sebagai wadah ekspresi, kreatifitas dan tempat belajar,” tegas beliau.

            Nah, sebagai Ketua Umum, laki-laki Lulusan Terbaik Universitas Negeri Lampung pada tahun 2013 silam ini juga memiliki kisah klasik ketika ber-IPM, yang bisa di share ke Sobat Kuntum semua. Pernah galau juga nggak sih, dalam ber-IPM?

            “Kalau di hitung-hitung ternyata sudah hampir 13 tahun saya aktif menjadi kader IPM. Tahun 2003 merupakan awal perjalanan mengenal IPM di SMP Muhammadiyah 1 Metro, ber-IPM itu memberikan banyak pengalaman hidup mulai dari kepemimpinan, manajemen, administrasi, bekerjasama, komunikasi dan banyak lagi, tentu hal tersebut tidak di dapatkan di bangku sekolah dan skill tersebut sangat membantu saya ketika berhadapan dengan dunia kampus dan masyarakat. Karena IPM juga saya berkesempatan berkunjung ke daerah dan wilayah di Seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, berkenalan dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah dan pelajar-pelajar yang sangat inspiratif, bertemu dengan walikota, bupati, gubernur sampai menteri menjadi pengalaman yang sangat berharga,” curhat panjang lebar Ipmawan Huda.

            So, sosok kita satu ini bisa banget dijadikan inspirasi ataupun teladan kalian, Sob! Sebab, menjadi pelajar yang biasa-biasa saja nggak cukup. Maka, kita harus menjadi pelajar yang Super, Good, Excellent & Inspiring!, kata beliau. Tak hanya dalam dunia akademik tetapi juga aktif berorganisasi, dan rajin dalam beribadah. Terakhir, ada pesan nih dari laki-laki yang sebentar lagi akan melaunching bukunya yang berjudul Jejak Peradaban, spesial buat Sobat Kuntum.

13739643_655274801289625_425058888_n

            “Motivasi utama hidup ini adalah dalam rangka beribadah kepada Allah SWT dan yang kedua adalah membahagiakan orang tua, selanjutnya bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara. Penyair dari timur tengah pernah berkata “masa muda adalah masa pertengahan, lihatlah matahari ketika berada di tengah-tengah adalah masa puncak yang paling panas dan membakar” untuk itu masa muda adalah masa puncak dengan energi yang tidak terbatas, manfaatkan untuk terus belajar, beramal, berkarya dan berprestasi. Tunjukkan pada dunia bahwa pelajar Indonesia adalah pelajar yang unggul.” Siap kan, Sob? (Fiya)

 


Like it? Share with your friends!

97

Comments 0

Muhammad Khoirul Huda : Jadilah Pelajar Super!

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: