Menapaki Jejak Sejarah Hindu di Ambarawa


 

Sobat Kuntum pengen belajar sejarah sekaligus refresing? Objek wisata kali ini cocok dicatat dalam daftar checklist Sobat. Oke, mari kita jalan-jalan ke objek wisata sejarah yang terdapat di daerah Ambarawa, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah yakni tepatnya candi Gedong Songo. Sobat bisa dengan mengendarai kendaraan umum atau kendaraan pribadi tapi sangat disarankan untuk membawa kendaraan sendiri agar tidak terlalu ribet mengurus transportasinya. Jarak yang ditempuh kurang lebih membutuhkan waktu 2,5 jam. Sobat Kuntum tidak perlu takut jika tersesat saat berkendara dengan kendaraan pribadi, karena akan ada petunjuk arah (plang hijau) terlihat jelas yang menunjukkan arah ke Bandungan. Sepanjang perjalanan menuju kawasan candi Sobat akan disuguhkan pemandangan tanaman hijau, bentangan sawah yang luas, serta perumahan warga yang terlihat dari kejauhan. Selain itu udaranya pun terasa sejuk dan suasana yang masih asri.

Untuk harga tiket masuk yaitu Rp 7.500 per orang, buka pukul 09.00-17.00 WIB. Dikawasan ini Sobat bisa memilih mau menaiki kuda atau menikmati perjalanan yang menanjak hanya dengan jalan kaki. Untuk tarif kuda bervariasi, ada yang Rp 35.000 sanpai Rp.90.000 tergantung paket yang dipilih. Disini Sobat Kuntum bisa menikmati pemandian air panas yang langsung dari belerang pegunungan, hanya cukup mengeluarkan uang Rp. 5.000 perorang. Tak hanya itu saja, Sobat juga akan dimanjakan dengan pemandangan hutan dan pepohonan yang masih sangat asri dan hijau.

Candi ini adalah peninggalan budaya Hindu pada abad ke VIII M. Mayoritas masyarakat menyebutnya “Gedong Songo” yang berasal dari Bahasa Jawa, ‘gedong’ berarti rumah atau bangunan, ’songo’ berarti sembilan. Kompleks candi ini dibangun berderet dari bawah hingga puncak perbukitan di lereng gunung Ungaran. Umat Hindu menganggap Gunung adalah  sebuah tempat persembahan kepada roh nenek moyang dan sebagai tempat tinggal bagi para dewa. Candi di kompleks Gedong Songo ini menunjukkan lebih cenderung kepada parswadewata. Di Jawa tradisi Hindu dapat ditafsirkan sebagai persembahan kepada roh nenek moyang yang telah bersatu dengan Siwa, dan Candi Gedong Songo disimbolkan dengan Lingga-Yoni yang dikawal oleh dewa pengiring yaitu: Durga (istri dewa), Ganesha (anak Siwa), dan Agastya (seorang resi).

Bagi Sobat Kuntum yang ingin mencoba menikmati wisata budaya ini, siapkan juga uang saku minimal sekitar Rp. 100.000 per orang, sekalian untuk berjaga jaga dan untuk membeli oleh-oleh khas Ambarawa, Semarang. Dan yang terpenting adalah sediakan kamera untuk mengabdikan keindahan alam, dan makanan dan minuman, juga jangan lupa membawa payung atau jas hujan ya Sob. Selamat berlibur ke Ambarawa!

Aji Ridho Pangestu

 

 

Keterangan:

  • Buka Pukul 09.00 – 17.00 WIB
  • HTM Rp 7.500 per orang
  • Transportasi motor (PP) Rp 40.000,-
  • Perlengkapan yang perlu dibawa:
  1. Jaket
  2. Payung
  3. Kamera
  4. Air minum & snack.

Like it? Share with your friends!

90

Menapaki Jejak Sejarah Hindu di Ambarawa

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: