Desa Pampang : Kearifan Budaya Suku Dayak


jalan-6

Salah satu suku yang jadi kearifan lokal di pulau terbesar di Indonesia ini menjadi objek wisata yang mendidik sekaligus menambah pengetahuan tentang budaya lokal. 

Suku Dayak yang berarti orang dari pedalaman atau gunung ini adalah salah satu suku yang terkenal di Kalimantan. Desa Pampang adalah desa dengan budaya Dayak yang sangat kental. Desa yang terletak di Samarinda, Kalimantan Timur, ini pun kerap dijadikan objek wisata bagi yang menyukai budaya, serta untuk mengenal berbagai seni dari suku Dayak.

Desa Pampang sendiri secara resmi menjadi desa budaya sejak tahun 1991 dan diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur. Persisnya terletak di Desa Pampang, Samarinda Utara, Kalimantan Timur.  Perjalanan ke desa ini nggak terlalu jauh, cukup melewati jalan utama Samarinda – Bontang dan perjalanan sejauh 23 kilometer dari pusat kota. Pantas aja kalau Desa Pampang jadi tujuan wisata bagi yang ingin mengetahui semua budaya suku Dayak. Soalnya, di desa ini kita bisa menikmati beragam tarian tradisional khas suku Dayak, rumah adat Lamin Adat Pamung Tawai yang megah dan penuh ukiran indah khas Dayak, sampai sejarahnya.

jalan-6 jalan3

Menari Bersama Penduduk Lokal

Kesenian Tarian Adat Suku Dayak dan rumah Lamin Adat Pamung Tawai adalah daya tarik paling memikat yang harus Sobat saksikan. Biasanya, acara ini dilaksanakan setiap hari Minggu pukul  14.00 – 15.00 WITA. Jadi kita bisa datang sehari sebelum acara, biar nggak telat. Sebelum memasuki kawasan Desa Pampang, kita akan disambut oleh gerbang “Selamat Datang” dan membayar biaya masuk sebesar  Rp. 15.000 per orang.

Saat memasuki kawasan desa ini, Sobat akan langsung melihat banyak rumah Lamin Adat Pamung Tawai saling berdekatan. Serta, semua warga desanya pun memakai pakaian adat khas suku Dayak. Acara dilanjutkan dengan tarian-tarian adat seperti Tari Bangen Tawai, Tari Hudoq, Tari Kanjet  Anyam Tali, Tari Ajay Pilling, Tari Kancet Lasan, Tari Nyalama Sakai, Tari Kancet Punan Lettu dan masih banyak lagi. Uniknya, sebelum salah satu tarian dimulai, pembawa acara akan menjelaskan makna dari tarian yang akan digelar.

Setelah menikmati sajian tarian, kita bisa foto bersama penduduk asli suku Dayak yang bertelinga panjang sambil mengenakan baju adat suku Dayak. Jangan lupa beli oleh-oleh khas Dayak di desa itu, ya! Kapan lagi coba ke Kalimantan, kalau nggak bawa buah tangan pas pulang nanti. Ditunggu kedatangannya di Desa Pampang, Sob! (Awan)


Like it? Share with your friends!

92

Comments 0

Desa Pampang : Kearifan Budaya Suku Dayak

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: