Darul Arqam Muhammadiyah Garut “Pesantren Global”


36805005

Anti mainstream dan out of the box. Sebutan itu cukup sesuai untuk sebuah pondok pesantren yang terletak di daerah Garut ini. Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut atau yang akrab disebut DA ini dapat merubah pandangan masyarakat tentang pesantren.

1505103_611801232221147_1062344759_n

Banyak orang ngebayangin kalau pondok pesantren selalu identik dengan pelajaran agama setiap saat. Mulai dari masuk sampai lulus selalu belajar tentang agama. Eits, ternyata hal itu nggak berlaku, lho, di Ponpes ini. DA ini bisa dibilang berani tampil beda daripada pondok pesantren pada umumnya. Bedanya terletak pada komitmen keilmuan dan kompetensi akademik yang berimbang antara sains religius dan sains rasional. Jadi nggak heran, sob, kalau DA yang notabenenya pesantren, bisa bersaing dengan sekolah-sekolah umum. Serta, menaburkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Nah, ngomong-ngomong soal kegiatan, nih. Ponpes modern yang baru berusia 29 tahun ini punya banyak banget kegiatan ekstrakurikuler. Saking banyaknya sampe dibagi dua, yakni ekskul keagamaan dan non-keagamaan. Untuk ekskul keagamaan ada tilawah, khitabah, bahtsul kutub dan lain sebagainya. Untuk ekskul non-keagamaan meliputi Marching Band, Basket dan Futsal. Selain itu, ada juga organisasi seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Hizbul Wathan dan Tapak Suci. Uniknya, organisasi disini kerap disebut Organtri, karena kepanjangan dari Organisasi Santri.

IMG_1931

Ponpes Darul Arqam Garut ini juga nggak mau kalah kalo bicara tentang prestasi. Seperti Juara 2 Umum lomba Marching Band dengan beberapa anak lomba lagi. Selain mendapatkan prestasi di beberapa kejuaraan, Ponpes ini juga berhasil menelurkan lulusan-lulusan berkualitas yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi terkenal di seluruh penjuru Indonesia.

Keberhasilan para santri tersebut nggak diperoleh dengan tiba-tiba, Sob! Ada banyak proses dan tahapan yang harus dilewati oleh para santri yang menempuh pendidikan di Ponpes ini. Jadi, nggak heran kalau alumninya yang bersebaran turut meramaikan jejeran orang ternama tanah air. Misalnya Fahd Djibran atau dikenal juga dengan Fahd Pahdepi, penulis buku Curhat Setan, Menatap Punggung Muhammad, Jodoh dll. Serta Hilman Latif yang mendapat penghargaan dari kampus AS sebagai peneliti yang aktif dan aktivis perdamaian dunia dan lain sebagainya.

Buat Sobat Kuntum yang masih penasaran dengan kemodernan pesantren ini. Bisa langsung mampir aja ke Garut untuk merasakan sensasi modern di pesantren yang kental dengan agama ini. (Alfiyah)


Like it? Share with your friends!

104

Comments 0

Darul Arqam Muhammadiyah Garut “Pesantren Global”

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: