Alissa Anna Safira : Si Cantik Penuh Prestasi


S__47456284

“Terus mencoba dan berusaha untuk mewujudkan setiap list mimpi yang kita punya. Niatkan segala sesuatunya hanya untuk beribadah kepada Allah. Insya Allah! Setiap langkah itu dihitung sebagai pahala dalam berjuang di jalan-Nya.” 

Sobat termasuk tipe orang yang suka bereksperimen? Atau yang merasa kalau belajar sambil bermain sangat mengasyikan. Mungkin hal tersebut yang membawa cewek bernama Alissa Anna Safira ini berhasil dipilih sebagai Duta Anak Indonesia delegasi Papua saat Kongres Anak Indonesia ke-XII. Cewek yang akrab disapa Alissa ini pun pernah menyabet Juara 1 Science Games tingkat Nasional di Banten dan mengaku senang ketika dinobatkan sebagai pemenang pertama Science Game itu, bersama dengan teman satu timnya, Ahmad Raihan Nahar dan Arifka Rizky Fakhriza.

Dia yang bernama lengkap Alissa Anna Safira masih duduk dibangku SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan mengaku senang ketika dinobatkan menjadi pemenang pertama Science Game. “Bersyukur banget, pastinya. Senang dan terharu juga. Awalnya jadi peserta, terus akhirnya bisa jadi pemenang. Bersyukur jauh-jauh ikut lomba ke Banten bisa membawa piala untuk sekolah. Nggak nyangka bakal menang, soalnya banyak ngelakuin kesalahan saat praktikum.” Ungkap cewek yang kini masih duduk di bangku SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

Ajang tersebut pun diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kota. Banyak juga yang datang dari sekolah-sekolah di Jakarta dan sekitarnya. Soalnya, Science Games merupakan kompetisi games ternama yang bentuknya lebih banyak ke praktik. Meskipun di awal kompetisi tetap ada tes teori, tapi kemudian dilanjutkan praktik ke lapangan.

S__47456285

Siapa Cepat, Dia Menang

Kompetisi itu terbagi menjadi tiga tahap penyeleksian. Tahap pertama adalah babak penyisihan seleksi melalui pengerjaan soal mata pelajaran Sains, terdiri dari seratus soal yang nggak mudah. Tahap kedua adalah babak semi final dengan model game “siapa cepat” dengan praktik lapangak, jual beli soal dan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. Semakin banyak uang, berarti poin tim semakin banyak. Sampai ke tahap final, peserta harus melakukan laporan berdasarkan praktikum di laboratorium hanya dalam waktu dua jam aja. Kemampuan dalam menyusun strategi pun juga sangat penting, selain kecerdasan dalam wawasan teori sains.

“Kami bagi-bagi tugas. Soalnnya science itu cakupannya cukup luas, ada yang mempelajari Fisika, Kimia, Biologi dan Matematika. Aku, sih, dipercayakan untuk mendalami Biologi, terutama praktikumnya. Aku yang bertugas membuat laporan praktikumnya. Selain itu, kami berusaha memahami teknis pelaksanaan lomba. Biar tidak ada salah paham. Terutama dalam penilaian, karena banyak jebakan dalam science games.” Papar cewek yang mengagumi tokoh Muhammad Al-Fatih ini.

S__47456286

Pengen Ikut Lomba Lagi

Namun prestasi itu bukan tanpa kerja keras, Sob! Rintangan Alissa saat mengikuti kompetisi science games pasti ada. Tinggal bagaimana cara berjuang dan mengatasi semua kendala dan hambatan yang dihadapi menjadi sebuah hasil yang diharapkan. Mulai dari perjalanan yang jauh, hingga ban kendaraan sempat bocor. Perjalanan Yogyakarta-Banten membutuhkan waktu sekitar 19 jam. Serta juga harus berkorban meninggalkan pelajaran di sekolah. Sehingga harus mengejar ketertinggalan tersebut.

Remaja kelahiran 1 Juni 1999 ini pun mengungkapkan keinginannya untuk dapat mengikuti ajang atau kompetisi yang sama dan berharap supaya Sobat di Indonesia juga bisa berkarya dalam bidang science seperti dirinya.

“Pengen banget bisa ikut lomba science lagi, karena kita nggak boleh jadi katak dalam tempurung. Sobat juga harus berani menjadi siswa yang aktif, baik di dalam maupun luar sekolah. Agar paham kemampuan kita yang sebenarnya. Selain itu, kita juga harus membuka wawasan yang luas tentang dunia luar.” Pesan Alissa.

Nah, semoga kisah Alissa ini bisa menginspirasi kita untuk bersemangat dalam menggapai impian. Jangan lupa untuk menjaga akhlak dan keistiqomahannya juga ya, Sob! (Dinda)


Like it? Share with your friends!

95

Comments 0

Alissa Anna Safira : Si Cantik Penuh Prestasi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: