SENAM BUDAYA, Cara Sehat ala Tugu JogFest


SENAM BUDAYA

Cara Sehat ala Tugu JogFest

TuguJogFest (4)

Daripada Minggu pagi Sobat cuman tidur seharian aja, mending bangun yok dan ikutan senam sekalian cinta budaya Indonesia juga. Kali ini Kuntum berkesempatan hadir sebagai Media Partner acara “Toegoe Jogja Festival” yang diselenggarakan oleh harian Kedaulatan Rakyat (KR). Event yang dilaksanakan pada hari Minggu, 8 Februari 2015 ini berlangsung meriah banget, lho. Buktinya puluhan peserta senam yang pingin menyehatkan tubuh ikut serta dalam serangkaian acara ini.

Semua kalangan sudah hadir dari jam 6 pagi buat ngikutin senam pagi, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, bahkan pak polisi pun juga ada yang ikutan joget, lho (Hihihi -red). Yap, senam emang acara pembukanya, Sob. Biar pesertanya bisa ngikutin acara selanjutnya dengan tubuh yang segar dan bugar. Senam yang dilakukan terdiri dari Senam Aerobik, Senam Taichi, dan Senam Zamba yang dikomandoi oleh instruktur profesional. Semua peserta pun senam bersama. Kuntum juga ikutan joget dong pastinya, biar semangat pas jaga stand di acara yang diadakan sebulan sekali ini.

Nah, pas semua udah selesai senam dan menikmati jajanan tradisional yang dijual disekitaran Jalan P. Mangkubumi Yogyakarta. Kuntum pun beraksi, Sob! Yakni dengan meramaikan stand yang bertempat persis di depan kantor KR. Tempat yang strategis buat dikunjungi banyak orang. Sembari istirahat dan menikmati sarapan pagi. Ternyata banyak juga lho, peserta yang tertarik dateng ke booth Kuntum. Jelas rame dong, selain pamer Majalah Kuntum pada warga Jogja, stand juga nyediain papan ‘No Free Sex and No Pacaran’. Jadi warga yang dateng boleh tanda tangan di papan itu sebagai tanda dukungan bahwa remaja Indonesia nggak boleh pacaran bebas apalagi free sex. Pokoknya, semua orang tampak antusias banget deh pas tanda tangan. Dapet majalah juga soalnya.

Masih di posisi santai dimana semua orang istirahat. Acara pun dilanjutkan dengan berbagai penampilan Musik Suling dari Komunitas Suling Bambu, Street Dance, Perkusi, Pantomim, Drum Single Show dan diakhiri dengan Fashion Show oleh KADE Productions.

Badan segar, hati pun senang. Jadi, masih mau hari Minggunya dihabisin dengan tidur seharian di kamar, Sob? (Galang)


Dialog Bersama PP Muhammadiyah

foto Dialog Bersama PP Muh

Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro No. 23 Yogyakarta (2/2) kedatangan tamu istimewa dari MA Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Sejumlah 27 siswa yang duduk di bangku akhir Madrasah alias kelas XII tersebut sengaja mengadakan temu tokoh. Saat itu, tokoh yang ditemui adalah salah satu Ketua PP, yakni Prof. Dr. Yunahar Ilyas. “Sebenarnya kami nggak sekedar bertemu. Namun sebagai anak panah kader Muhammadiyah yang hendak lulus, kami ingin berdialog dan minta petuah langsung dari PP,” ujar Afif, selaku perwakilan siswa. Dalam dialog yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini, PP menekankan kembali bahwa seluruh pelajar Muhammadiyah harus mampu menjadi penggerak visi besar Muhammadiyah yakni menuju Umat yang berkemajuan. “Sesuai tujuan institusi perkaderan Muhammadiyah, kalian atau pelajar Muhammadiyah ke depan harus menjadi kader Persyarikatan, Umat, Bangsa dan Ulama”, tegas Yunahar Ilyas. (Rasyid)

 

Musywil IPM Jawa Timur XIX

foto Musywil jawa timur sasi

Musyawarah Wilayah (Musywil) XIX Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur kali ini diselenggarakan di Kota Kediri. Tepatnya di GOR Joyoboyo pada tanggal 6-8 Februari 2015. Muswyil kali ini mengusung tema “Massifikasi Ilmu untuk Gerakan Pelajar Berkemajuan.” Tema ini merupakan turunan tema dari Muktamar IPM XIX di Jakarta. Dalam Muswyil kali ini, turut hadir juga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Thohir Luth, M.A, Abdullah Abu Bakar selaku Walikota Kediri, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) selaku wakil Gubernur Jawa Timur yang sekalian buka acara Musywil ini. Nah, ada yang menarik lagi nih, Sob. Musywil kali ini juga mengundang band papan atas Indonesia “Letto” dan meet and greet dengan vokalisnya, Noe. (Rheza)

 

Tolak Valentine Lewat Poster

foto poster da'wah exhibition

Ada yang menarik di pagelaran Poster Da’wah Exhibition 4th yang diselenggarakan di area Car Free Day Kota Solo (8/2) lalu. Sekitar 65 poster karya Muslim Designer Community (MDC) dipajang sepanjang jalan depan Plaza Sriwedari. Nah, uniknya adalah tema dan isi poster tersebut berisikan ungkapan atau penolakan terhadap perayaan hari Valentine. Misalnya seperti kalimat bertuliskan, “Bukti cinta itu menikahi bukan sepasang cokelat basi“ atau “Berani nikah itu hebat!”. “Kita mengangkat tema ‘Valentine’s Day Is Not My Day’ pada pameran poster kali ini. Intinya sih, ini merupakan salah satu bentuk aksi nyata kita sebagai seorang muslim dalam hal menolak perayaan hari kasih sayang atau sering dikenal Valentine,” beber Nur Hadi Ismail selaku penanggung jawab pameran. Nggak cuma poster buatan local aja yang dipajang. Bahkan karya seorang desainer muslim asal Malaysia dan Qatar pun juga ikut dipamerkan. Keren, deh! (Rasyid)

SENAM BUDAYA, Cara Sehat ala Tugu JogFest

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: