Menaklukkan Konstatinopel


coverfeb16

Judul buku                  : Muhammad Al-Fatih 1453

Penulis                         : Felix Y Siauw

Penerbit                       : Alfatih Press

Tebal                           : 320 halaman + xxvi; 20,5 cm

Harga                          : Rp. 75.000

Rating                         : OOOOO (3 bintang)

Dalam sabda Rasulullah Muhammad SAW. Nabi telah memberi kabar tentang pasukan terbaik, yaitu pasukan yang mampu menaklukan Konstantinopel. Kabar tersebut mampu membakar semangat kaum muslimin dan menciptakan perjuangan. Penantian untuk mewujudkan penaklukan Konstatinopel akhirnya berhasil ditaklukan oleh Muhammad Al-Fatih pada tahun 1453. Pengupasan kisah Muhammad Al-Fatih dan penaklukan Konstantinopel pun dipilih oleh Felix Y. Siauw untuk dirangkum dalam bukunya yang berjudul ‘Muhammad Al-Fatih 1453’ ini.

Novel ini mengisahkan tentang sejarah Islam dunia, terutama sejarah penaklukan Konstantinopel. Ekspedisi yang telah dirindukan selama 825 tahun ini dipimpin oleh Sultan Mehmed II atau yang biasa kita kenal dengan Muhammad Al-Fatih. Ia adalah anak laki-laki ketiga dari Sultan Murad II. Nggak ada yang menyangka Sultan Mehmed II yang menjadi sultan dan penakluk Konstantinopel. Begitulah rencana Allah yang datang dengan kondisi yang nggak terduga.

Saatnya mengambil kembali kejayaan Islam

Sultan Mehmed II ditempa menjadi seorang panglima, pemimpin dan tentu saja sultan yang diharap-harapkan mampu mewujudkan penaklukan Konstantinopel. Tugas tersebut diserahkan kepada ulama masyhur, yaitu Syaikh Akhmad Al-Kurani dan Syeikh Aaq Syamsuddin. Dan penantian selama 825 tahun pun nggak sia-sia. Muhammad Al-Fatih menjadi sosok yang berhasil mewujudkan janji Rasulullah, menaklukan Konstantinopel. Ia menjadi pemimpin yang disebut sebaik-baik pemimpin.

Dalam buku ini, Felix Y. Siauw berhasil membawa kita terenyuh mengikuti alur yang ia tawarkan. Buku sejarah Islam ini mampu ia kemas dengan begitu komunikatif, deskriptif dan runtut. Novel ini sangat cocok buat Sobat yang berniat mengenal keagungan sejarah Islam.

Dalam buku ini juga terdapat banyak gambar yang menambah mudahnya memahami cerita, baik tentang Konstantinopel ataupun tentang Muhammad Al-Fatih. Namun, mungkin karena terlalu banyak referensi atau sumber dari si penulis, novel ini jadi kurang totalitas dalam memaparkan kisahnya. Seperti terkesan tidak tuntas terkupas. Namun secara umum, buku ini sangat baik untuk dijadikan bacaan di kala senggang. (Oase Aulia Amjad)

Menaklukkan Konstatinopel

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: