Awas, Narkoba Digital!


4

Dimudahkan dengan media sosial dan akses online. Sobat dituntut semakin cermat dalam memilih media digital.

Sobat pada tahu nggak, nih, kalau baru-baru ini tengah meledak berita mengenai jenis narkoba baru versi digital di media sosial! Wih, serem! Narkoba digital ini lebih akrab dikenal dengan istilah “I-Doser”. Jadi, I-Doser ini merupakan aplikasi smartphone yang dapat mengeluarkan gelombang suara (binaural) secara khusus, namun bisa berbahaya jika si pendengar dapat merasakan halusinasi apalagi sampai ketagihan. Apalagi cara mendapatkannya yang terbilang mudah. Tinggal membayar sejumlah uang secara online, lalu aplikasinya bisa didapatkan. Harus lebih berhati-hati, nih, dalam mendownload aplikasi lewat Smartphone.

Masalahnya, dalam penggunaan I-Doser ada beberapa tipe dosis gelombang suara, Sob! Bahkan, dari namanya pun terdengar sedikit kontroversial dan bisa dibilang punya efek yang berbeda-beda ketika didengarkan.  Sehingga si pendengar pun akan mengalami sensasi sesuai dengan jenis stimulan yang dipilih dalam I-Doser. Misalnya seperti ada Cocaine, Ecstasy, Viagra, Marijuana, Crystal Meth, Dumerol, Morphine, Opium, Heroin, dan lain-lain. Jangan sampe melakukannya deh, pokoknya.

Parahnya, beberapa respon pengguna I-Doser ini pun mulai memamerkan bagaimana I-Doser bereaksi ketika digunakan, dengan mengunggahnya melalui akun Youtube. Dan terbukti, banyak pengguna I-Doser mendadak berhalusinasi hebat seperti tertawa layaknya mendapat kebahagiaan, efek lupa diri hingga orgasme setelah sekitar 30-40 menit digunakan! Wah, bahaya banget, kan?

2

 Walaupun demikian, beberapa pihak seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), pakar psikolog dan dokter menegaskan untuk sementara ini masih mengklaim bahwa I-Doser bukan tergolong jenis narkotika yang berbahaya kayak versi aslinya. Meski begitu, nggak bisa dipungkiri kalau suara, nyanyian, atau gelombang suara dalam ritme tertentu dapat memengaruhi pikiran seseorang yang mendengarkannya.

Sampai saat ini, kasus ini masih berupa stimulan yang efeknya sesaat atau tak berkepanjangan. Serta belum ada kasus yang dampaknya mampu merusak otak ataupun tubuh manusia. Daripada kenapa-kenapa, mendingan jangan coba-coba, deh, bermain sama I-Doser. Selain belum jelas statusnya, takutnya kedepan bakalan punya efek yang berbahaya, Sob! (Rasyid)

Awas, Narkoba Digital!

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
%d blogger menyukai ini: